PNS Bekerja Di Luar Jabatannya

Tulisan ini adalah copy paste dari tulisan bpk.wurianto saksomo (http://wuriantos.blogspot.com/2012/04/pns-bekerja-di-luar-jabatannya.html),.. Tujuannya hanya sekedar berbagi pengetahuan yang juga menjadi pertanyaan saya selama bertahun2 menjadi PNS… Semoga bermanfaat:

Anda pernah dengar seorang Kepala Sekolah merangkap sebagai pemulung? Atau guru yang menyambi sebagai tukang ojek? Itu dilakukan karena kebutuhan, bukan ingin sok atau gaya-gayaan. Banyak pula PNS seusai kerja yang menjaga agar asap tetap mengepul di dapur dengan bekerja serabutan.

Anda pegawai negeri yang sedang bingung dengan gaji Anda selama ini? Anda ingin berwirausaha, mencari pekerjaan sampingan, mendapatkan tambahan penghasilan, tanpa harus keluar dari PNS? Atau Anda sudah berhasil mengembangkan usaha sehingga penghasilan yang diperoleh jauh melampaui gaji rutin PNS per bulan? Anda mungkin sedang galau? Soalnya ada beberapa PNS yang menjadi sorotan publik, diberitakan media massa nasional, punya harta melimpah. Pengakuan mereka harta itu diperoleh dari usaha sampingan di luar pekerjaan sebagai PNS. Wajarkah itu?

Saya sedang tidak mengajak Anda keluar dari PNS. Juga tidak sedang menawari Anda sebuah peluang usaha. Saya ajak Anda mengembara menyimak beberapa ketentuan tentang pekerjaan/usaha/jabatan di luar tugas formal PNS.

UU 25/2009 tentang Pelayanan Publik menyebutkan bahwa Pelaksana pelayanan publik yang selanjutnya disebut Pelaksana adalah pejabat, pegawai, petugas, dan setiap orang yang bekerja di dalam organisasi penyelenggara yang bertugas melaksanakan tindakan atau serangkaian tindakan pelayanan publik (Pasal 1 ayat 5). Pelaksana dilarang merangkap sebagai komisaris atau pengurus organisasi usaha bagi pelaksana yang berasal dari lingkungan instansi pemerintah, badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah (Pasal 17 a). Pelaksana yang berasal dari lingkungan instansi pemerintah bisa diartikan sebagai PNS. Apakah dengan demikian semua PNS dilarang merangkap sebagai komisaris atau pengurus organisasi usaha? Belum tentu karena menurut UU 25/2009 itu PNS baru bisa disebut sebagai Pelaksana kalau ia bekerja di dalam organisasi penyelenggara pelayanan publik (OPLP). Dengan kata lain jika tidak bekerja di OPLP maka ia tidak terkena larangan merangkap sebagai komisaris/pengurus organisasi usaha.

UU 43/1999 jo UU 8/1974 tentang Kepegawaian menyebutkan bahwa Pegawai Negeri yang diangkat sebagai Pejabat Negara diberhentikan dari jabatan organiknya selama menjadi Pejabat Negara tanpa kehilangan status sebagai Pegawai Negeri (Pasal 11 ayat 2), setelah selesai menjalankan tugasnya dapat diangkat kembali dalam jabatan organiknya (Pasal 11 ayat 4).

Keputusan Mendagri 8/2001 menyebutkan bahwa PNS yang dipilih menjadi Kepala Desa atau dipilih/diangkat menjadi Perangkat Desa, dibebaskan untuk sementara waktu dari jabatan organiknya selama menjadi Kepala Desa atau Perangkat Desa dengan tanpa kehilangan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (Pasal 4).

Istilah rangkap jabatan mengandung arti bahwa seorang PNS yang diangkat dalam jabatan struktural merangkap jabatan fungsional. Pada prinsipnya PNS dilarang memiliki rangkap jabatan, hal ini ditegaskan dalam PP 100/2000 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural (Pasal 8) dan PP 47/2005 jo PP 29/1997 tentang PNS yang Menduduki Jabatan Rangkap (Pasal 2 ayat 1). Namun demikian ada pengecualian yakni bagi PNS yang diangkat dalam jabatan Jaksa (Pasal 2 ayat 2 huruf a PP 47/2005), Peneliti (Pasal 2 ayat 2 huruf b PP 47/2005), dan Perancang (Pasal 2 ayat 2 huruf c PP 47/2005).

PNS diberhentikan dari jabatan struktural karena diangkat dalam jabatan struktural lain atau jabatan fungsional (Pasal 10 huruf d PP 100/2000). Sedangkan PNS yang memiliki jabatan fungsional dibebaskan sementara dari jabatannya apabila ditugaskan secara penuh di luar jabatan fungsionalnya itu. Ketentuan tentang pemberhentian jabatan fungsional diatur oleh masing-masing Instansi Pembina jabatan fungsional.

Pasal 2 ayat 1 PP 6/1974 tentang Pembatasan Kegiatan Pegawai Negeri dalam Usaha Swasta menyebutkan bahwa PNS Golongan IV/a ke atas dilarang:
a.    memiliki seluruh atau sebagian perusahaan swasta
b.    memimpin, duduk sebagai anggota pengurus atau pengawas suatu perusahaan swasta
c.    melakukan kegiatan dagang, baik secara resmi maupun sambilan.
Namun larangan tersebut ada pengecualiannya misalnya pekerjaan swasta yang bersifat sosial seperti praktek dokter, bidan, mengajar sebagai guru, dll.

Selain poin-poin sebagaimana disebutkan di atas maka dapat disimpulkan bahwa PNS boleh bekerja atau menjabat dalam suatu perusahaan/instansi swasta/PT/CV/sejenisya karena memang secara tegas tidak ada larangan.  Namun demikian meskipun pada prinsipnya boleh (bukan suatu kewajiban) maka harus diperhatikan ketentuan lain tentang kewajiban dan larangan sebagai PNS sebagaimana disebutkan dalam PP 53/2010 tentang Disiplin PNS. Misalnya wajib masuk kerja dan menaati jam kerja (Pasal 3 angka 11), dilarang bekerja pada perusahaan asing, konsultan asing, dan LSM asing (Pasal 4 angka 4), dll.

Posted from WordPress for BlackBerry.

| Meninggalkan komentar

EKSEKUSI MAGISTER ADMINISTRASI KESEHATAN

Malam ini Aku, Mas Wid, Mas Sugiono, Kak Lukman, dr.Reni, Kak Sartinah nyanyi2 bareng di Orange Karoke Jl. Pengayoman Makassar.. malam ini Kami happy-happy melepaskan beban stress setelah menempuh ujian akhir Program Magister di STIA-LAN Makassar

Hari ini aku dan teman2 telah resmi menyandang gelar Magister dibidang Administrasi Kesehatan, 4 semester berlalu dan hari ini adalah puncak dari segala beban,stress,kesal, capek, suka, duka ..(nano2 ya..heheh).. 4 tahun Kita bersama menempuh pendidikan, ada tawa dikebersamaan kita dulu.. namun esok mungkin hanya tinggal kenangan yang takkan pernah terlupakan bahwa kita pernah bersama

Aku merasa begitu bahagia dapat mengakhiri beban panjang yang menyiksaku dan keluargaku 2 tahun terakhir ini namun aku juga harus merasakan kesediahan bahwa kita akan jarang berkumpul seperti dulu lagi.. kita akan kembali kedunia masing2 dan melanjutkan tugas dan kewajiban sebagai abdi negara dan abdi masyarakat diinstansi masing2

Selamat tinggal kawan2… 4 semester dibangku kuliah dan 1 minggu di Makassar adalah salah satu saat2 terbaik dalam hidupku…

| Meninggalkan komentar

BAPAK….

Aku baru sadar malam ini bahwa aku sedang meneteskan air mata kesedihan memandang tubuhmu yg kini tampak begitu kurus melawan penyakit Diabetes dkk yang menggerogoti tubuhmu
Bapak.. Aku merasa tak mampu berbuat apa-apa, aku hanya bisa duduk dan menghiburmu bersama cucu-cucu dan menantu kesayanganmu, usia memang tak mampu dilawan, tubuhmu tak segagah dulu lagi saat aku dlm pangkuan dan gendonganmu.. Tapi kau nampak begitu kuat menghadapi semua ini
Begitu banyak kenangan masa kecil dalam asuhanmu, kau adalah sosok seorang Bapak yg aneh.. Kadang baik kadang galak hahaha rasanya macam-macam seperti permen nano-nano tapi yg aku tau kau adalah seorang pekerja keras, seorang PNS yang jujur dan selalu memikirkan pendidikan anak-anaknya
Bapak… Tuhan sedang menguji kesabaran dan keikhlasan kami semua dengan cara memberimu penyakit di usiamu yang ke-60, Aku dan adik-adik sudah ikhlas seikhlas-ikhlasnya, bahwa Allah-SWT akan selalu memberikan yang terbaik untuk makhluk-Nya..Amien
Bapak…. Seumur hidupmu tiada merasakan kekayaan materi, walau semua orang tahu bahwa kau pernah menduduki jabatan penentu proyek dalam kariermu, tapi Allah,SWT telah membalasnya dengan anak-anakmu yang mampu berpendidikan tinggi dan mengikuti jejakmu menjadi Abdi Negara Abdi Masyarakat… Itulah kekayaan yang Allah,SWT berikan padamu… Kau memiliki bibit-bibit keturunan yang baik nampak dari kecerdasan alamiah yang dimiliki oleh cucu-cucumu…
Tidurlah Bapak… Kami semua disini akan menemanimu sampai akhir menutup matamu…
Tulisan buat Bapak kami yang sedang dirawat di RS.Bhayangkara Makassar…

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

| Meninggalkan komentar

KENANGAN BERSAMA JEMBATAN KUTAI KARTANEGARA

Bagaikan petir di siang hari tatkala temanku mengirimkan pesan pendek “Jembatan Etam runtuh di Tenggarong” kufikir biasalah orang2 iseng membuat suatu isyu sekedar iseng seperti pesan2 pendek yang beredar beberapa bulan lalu yang mengatakan “Jembatan Mahakam Kota runtuh” tapi ketika Istriku yang baru saja beberapa menit melintas diatas jembatan itu menuju kampusnya di Samarinda menelepon “..Yah..Jembatan Etam runtuh…” aku langsung menyalakan laptop dan memasang modemku lalu melakukan browsing barangkali saja sudah ada yang menulis kabar yang menggemparkan itu.. semua pesawat TV dirumah dalam posisi on pada beberapa chanel TV swasta dan MasyaAllah..berita itu benar ..dan Aku hanya bisa melongo memandang layar laptop dan TV bergantian tanpa bisa berkata apa2…..

Lihatlah foto jembatan kebanggaan Kami ini begitu nampak kokoh dan indah terutama dimalam hari.. hampir semua masyarakat pernah nongkrong dan bersantai dibawah jembatan ini karena suasana taman yang indah dan penjual makanan cepat saji yang ramai

back to topik: Kubayangkan runtuhnya jembatan ini tepat pada hari Sabtu sore hari (16.20) dimana pada saat2 seperti itu begitu banyak orang yang melintas sekedar menunggu malam Minggu tiba atau melintas untuk bermalam Minggu dikota Samarinda ataupun sebaliknya.. bagaimana seorang Ayah sedang mengajak Istri dan anak2nya tercinta melintas untuk menikmati malam Minggu dengan kendaraan pribadi masing2.. Ya Allah semoga Engkau menerima mereka disisimu.. terbayang para para Istri dan anak2 yang sedang menunggu Suami dan Ayah mereka pulang bekerja di akhir pekan… tetapi sang Ayah tak pernah sampai kerumah lagi..bahkan jasadnyapun tak ditemukan diantara puing2 reruntuhan Jembatan

Jembatan ini punya sejarah dan kenangan yang manis bagi diriku dan keluargaku, Jembatan ini mengantarkanku meraih gelaar Sarjana dan Hampir menyelesaikan Gelar Master ku, begitu pula dengan Istriku.. setiap hari Kami melintas disini menuju Kota Samarinda pada siang tengah hari lalu kembali melintas malam hari sehabis Maghrib, saban hari ada keluarga yang datang berkunjung dari jauh ingin melintas dan berfoto bersama diatas Jembatan ini.. bahkan si Naya anakku yang paling bungsu pun berkata ” ..Yah Kita sering lewat situ ya? lewat mana dong sekarang Yah..”.. yaaaa begitu banyak kenanganku pada Jembatan ini ..tak kusangka hanya 10 tahun pengabdiannya buat untuk Kabupaten Kutai Kartanegara

mari kita do’akan para korban tragedi ini semoga diterima di sisiNya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, semoga ada hikmah yang baik dari kejadian ini.. bahwa ajal dan musibah bisa terjadi kapan saja dimana saja bahkan diatas jembatan yang nampak begitu kokoh.. semoga semua jajaran legislatif, eksekutif dan para kontraktor bisa mengambil pelajaran berharga bahwa diperlukan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang benar dan pengawasan serta pemeliharaan yang ketat agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di Bumi Indonesia tercinta.. ucapan terima kasih kepada semua unsur yang sangat2 membantu dalam proses penyelamatan dan evakuasi.. apresiasi yang setinggi2nya kepada Team dari BASARNAS, POLRI,AL,RS.PARIKESIT,DINKES dan semua Pihak yang dengan sukarela mengambil tindakan tanggap darurat …

| Meninggalkan komentar

Hasrat-ku dibulan april ini

Benda ini sungguh sangat menggoda-ku.. Dari mata turun kehati.. Dari hati turun ke dompet, aku sangat menginginkannya tapi untuk apa? Setidaknya aku masih punya torch dan Gemini yang mampu mengakomodir hobby dan pekerjaanku jadi sebaiknya kuucapkan selamat tinggal untuk benda cantik nan menggiurkan ini..
Lagipula koneksi GSM dinegeri ini semakin hari semakin tak menentu… Masih mendingan kupertahankan koneksi blackberry + indosat yang sudah pasti masih lancar-lancar saja sampai hari ini..

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

| Meninggalkan komentar

BELAJAR MEMBACA

Aco..demikian aku memanggil namanya padahal nama sebenarnya adalah Abdul Rahim, usianya sdh 12 tahun tapi masih duduk dikelas IV sekolah dasar.. Parahnya dia belum bisa membaca dengan lancar
Aco adalah salah satu adek sepupuku anak dari saudara mamaku.. Lahir dan besar disebuah pulau dimana aku juga dilahirkan.. Namanya pulau Barrang Lompo jaraknya sekitar 1 jam perjalanan dengan kapal kayu dari kota Makassar
Aco dan kedua kakaknya adalah gambaran anak2 putus sekolah karena kehidupan ekonomi yang sulit serta kurangnya keperdulian orang tua terhadap pendidikan anak2nya dipulau itu.. Bagiku ini juga sebuah potret buruknya sistem pendidikan di wilayah2 terpencil di Republik ini.. Bayangkan kalau Aco dan kakak2nya cerita bahwa mereka hanya datang disekolah dan bermain karena gurunya hanya 1 org hahaha (gurunya sering bolos)..wah pantasan Aco dan saudara2nya blm bisa membaca..parah!! Lebih parah lagi karena si Mantang (kakaknya Aco) sdh tidak mau turun ke sekolah karena dicubit oleh gurunya… Ini jaman apa???
Akhirnya aku memutuskan untuk membawa mereka ke Kalimantan untuk melanjutkan sekolah dan tinggal bersama kami kebetulan memang selalu ada anak pribumi (suku Dayak) yang ikut tinggal dirumah kami sambil melanjutkan sekolah di desa tempat kami bertugas
Melalui koneksiku dan referensiku sebagai Ketua komite sekolah di sebuah SD Negeri di tempat kami maka Aco bisa kumasukkan langsung ke kelas IV dan kedua Kakaknya di kelas VI karena mereka memang putus sekolahnya dikelas tersebut.. Terseok2 adek2ku ini mengikuti pendidikan yang ternyata memang berat buat mereka .. Aku dan istri selalu memberikan support bahwa menjadi pintar adalah tujuan utamaku mengajak mereka meninggalkan pulau…. Kuberikan contoh kepada mereka bahwa di usia seperti kami ini kami masih melanjutkan pendidikan/ kuliah tidak lain supaya bisa lebih pintar, meningkatkan wawasan dan pola fikir.
Aku berharap bisa menyekolahkan mereka sampai jenjang sarjana seiring dengan denga pendidikan anak2ku sendiri… kelak mereka akan lebih paham mengapa aku sangat keras mendidik mereka… Tuhanku.. Semoga mereka bertahan!! Amien…
….. Wahyu puteraku yang ke dua yang kutugaskan mengajar mereka membaca dan mengejar ketertinggalan pelajaran mereka hahaha Lucu… Wahyu aja baru kelas IV… Tapi Wahyu is my Son.. He have gen from father and mother hahahhh

Ditulis dengan WordPress untuk Blackberry

| Meninggalkan komentar

JAMKESDA KUTAI KARTANEGARA

Sebuah terobosan yang menarik dan berpihak kepada rakyat kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2011 adalah diselenggarakannya Program jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yaitu suatu program jaminan kesehatan sosial yang diselenggarakan oleh pemerintah kab. Kutai Kartanegara yang wajib diikuti oleh seluruh penduduk kab. Kutai Kartanegara yang belum memiliki jaminan Pemeliharaan kesehatan.
Penyelenggaraan Jamkesda ini merupakan amanat UU no.12 tahun 2008 tentang Pemerintah daerah dan UU no.40 tahun 2004 tentang jaminan sosial nasional pasca putusan MK RI selanjutnya ditetapkan melalui Peraturan Bupati Kutai Kartanegara no 16 tahun 2008 tentang penyelenggaraan Sistem Jaminan Kesehatan Daerah.

RUANG LINGKUP PELAYANAN KESEHATAN

1. Rawat jalan Tingkat pertama di puskesma
2. Rawat inap tingkat pertama pada puskesmas yang memiliki rawat inap
3. Pelayanan Emergency
4. Pelayanan persalinan
5. Pelayanan rujukan dan hospitalisasi

Pertanyaannya :
1. bagaimana kesiapan puskesmas dan jejaringnya?
2. bagaimana kesiapan SDM dan sarana?
3. bagaimana peningkatan kesejahteraan petugas kesehatan?

Posted with WordPress for BlackBerryku

Dipublikasi di Semua Tulisan | Meninggalkan komentar